Nasib baik memang sering dekat-dekat dengan gue. Eheheehhee…hey, i have reasons to say so
Akhir Mei kemaren gue dapet kesempatan jalan-jalan sama @gethasaja ke BALI
Walaupun awalnya dimulai dengan beberapa ketegangan yang mengancam keberangkatan itu seperti :
- tiba-tiba gue disuruh dinas dadakan ke Surabaya dan Banjarmasin
- tiba-tiba getha ngga bisa pulang ontime dari kantor, sampe telat ke bandaranya,
tapiii semua itu bisa teratasi
, gue dan getha berangkat dengan flight terakhir menuju Denpasar….yipiiee!!
Hari I
Setelah landing di Denpasar, dengan suasana penerbangan yang cukup berguncang (yah, beberapa hari yang lalu bali lagi mendung), kami diantar oleh Pak Wayan (driver) ke Hotel Santika - Kuta.
Hari II
Perjalanan dimulai dari : BALI SAFARI and MARINE PARK. Yah, kayak namanya, disini suasananya ngga jauh beda sama lingkungan sehari-hari tempat kita tinggal eheheehhh…ada monyet, sapi, burung, ikan, dan teman-teman yang lain dari berbagai spesies. Tempatnya lumayan asri, bagus, dan cukup lengkap, ada aquarium red piranha seperti ini :

Dan diajak berkeliling dunia, sampai ke Afrika
dimana kalian bisa ngeliat yang namanya BUAYA ahahhhhaaa…

Yang paling menegangkan adalah waktu kita dikasi kesempatan ngasi makan gajah (yang padahal gajahnya diem aja ngga ngapa2in wkwkwwkkk…)

Dannn foto sama anak harimau rrrrrr….

owww…isn’t she cutie?? :p
Setelah puas menjelajahi safari dan para penghuninya, kita bergerak ke Garuda Wisnu Kencana (GWK). Kebetulan disana lagi ada acara, jadi ngga terlalu lama juga, cuma sempet ambil beberapa foto dan beli topi lebar, senjata dikala panas
Kita mau buru-buru ke Dreamland dan Uluwatu soalnya. Mengejar sunset.
Eh tapiiinyaa…setelah sampe disana sunsetnya gada. Karena mendung. Akhirnya kita menyelesaikan tour hari ini di Uluwatu. Tempat yang banyak monyetnya, monyetnya suka ngagetin gitu. Disini udah 2 kali nih gue kena sama monyet. Tahun lalu pala gue kena geplak sama monyet gara-gara pake bando. Sekarang, you know what??? Gantungan monyet di tas Kipling gue pun jadi sasaran tarik si monyet. Jadilah sekarang tas Kipling gue gada gantungan monyetnya. Ah monyettt…
Abis itu kita nonton tari Kecak (Kecak Fire Dance), makan malam di Jimbaran (yummy2 seafood *thumbsup*) then off to Hotel..

Hari III
Sebelumnya gue sama getha udah berencana bangun pagi biar bisa jalan-jalan di pantai Kuta. Kebetulan hotelnya punya akses langsung ke pantai, some kind of private beach gitu. Jadi, pagi-pagi gue sama getha udah jalan-jalan dipantai dan teteuupp, taking some pictures (which i love how the sky looked like) :


Nah, abis puas main-main di pantai, kita siap-siap untuk perjalanan lagi. Rencana pertama, kita akan menonton pertunjukan BARONG. Oh iya, khusus mengenai tarian-tarian Bali, gue sendiri seneng deh ngeliat budaya tari-tarian masih dipake sebagai salah satu objek wisata di Bali, diluar tempat wisata yang emang udah ada by nature. Walaupun ongkos nontonnya memang mahal, rata-rata IDR 70,000 s/d 80,000 sekali nonton, tapi its worth it! You must try to see it.
Kelar nonton pertunjukan BARONG, kita melanjutkan perjalanan ke daerah Ubud.

Truuss, makan siang di NURI’S. IT has a suppeerr delicious pork ribs!! (Sorry, for everyone who cant eat it..but i cant help how it tastes! slurppy..)

Abis makan, kita lanjut ke Istana Presiden di Tampak Siring. Tempatnya bagus, asri dan ada pemandiannya.

Lebih lucu lagi, saking penasarannya sama pengen nyobain pake kain bali, gue sama getha minjem kainnya sebentar, cuma buat mengabadikan foto pake kain ahahaahhhhhaa….

Abis puas foto-foto di Tampak Siring, kita lanjut ke Danau (dan Gunung) Batur. Suasana disini mirip Puncak, Jawa Barat. Dingin dan agak foggy. Oh ya, infonya salah satu temen kita udah ada nih yang berhasil mendaki puncak Gunung Batur ini dalam waktu 3 jam
congrats Mas Fedyyy!!!!

Udah mulai capek dan udah waktunya makan, kita langsung cabut menuju Warung Made di Seminyak. Sebenernya menunya standar aja, tapi suasananya cukup menyenangkan

Hari IV
Hari ini adalah hari terakhir liburan kali ini di Bali. Hari ini kita udah punya rencana untuk ke Tanah Lot, dan off course, membeli sedikit oleh-oleh buat orang tersayang



Goodbye Bali, see you the next coming year… 